Teodisi Dalam Kitab Ayub: Memaknai Penderitaan Orang Percaya

Penulis

Defany Langke
Johan
Kata Kunci: Teodisi, Ayub, penderitaan, orang percaya

Jurnal ini akan memaparkan mengenai teodisi dalam Kitab Ayub yang perlu dimaknai dari perspektif Allah bukan manusia semata. Kajian ini juga akan merujuk kepada beberapa literatur teologi. Kontrol dan ijin Allah terhadap apa pun yang terjadi pada umat-Nya memberikan penghiburan dan penguatan secara praktis. Aplikasinya adalah bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatu yang terjadi di luar kontrol-Nya. Semua itu mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya.

Hill and Walton, Survei Perjanjian Lama.

Kalis Stevanus & Stefanus M. Marbun, “Memaknai Kisah Ayub Sebagai Refleksi Iman Dalam Menghadapi Penderitaan.”

R. Potter, A New Catholic Commentary On Holy Scripture - Job, ed. Thomas Nelson Wesmonasteri: United State America, 1975.

Sandy Lane West, Handbook To The Bible. Oxford, England: Lion Publishing plc

C. G. Montefiore, “The Doctrine of Divine Retribution in the Old Testament, and the Rabbinical Literature,” The Jewish Quartely Review 3. No. 1. 1980.

P. Hendrik Njiolah, Misteri Penderitaan Manusia. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama. 2008.

Surip Stanislaus, Tragedi Kemanusiaan. Yogyakarta: Kanisius. 2008.

J.S. Feinberg, “Theodicy,” in Evangelical Dictionary of Theology, ed. Walter A. Elwell. Carlisle-Michigan: Paternoster Press-Baker Books, 1995.

K. J. Howell, “Theodicy,” in The History of Science and Religion in the Western Tradition, ed. G. B. Ferngren. New York-London: Garland Publishing. 2000.

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2023-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Teodisi Dalam Kitab Ayub: Memaknai Penderitaan Orang Percaya. (2023). Sola Scriptura: Jurnal Teologi, 4(1), 38-47. https://journal.sttjohanescalvin.ac.id/index.php/Scriptura/article/view/99