Gelar Yesus Sebagai Anak Domba Allah Berdasarkan Yohanes 1:29 & 36 Dan Relevansinya

Penulis

Doddy Fransiskus Wibowo
Sekolah Tinggi Teologi Johanes Calvin
Kata Kunci: Anak Domba Allah
Gelar Yesus sebagai Anak Domba Allah. Artikel ini membahas gelar Yesus sebagai Anak Domba Allah Berdasarkan Yohanes 1:29 dan 36 dan relevansinya bagi gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian normatif/ pustaka, melalui pendekatan pendekatan Historis-Kristologis. Pendekatan ini bertitik-tolak dari Sejarah Penyelamatan Allah (RedemptiveHistory) melalui kedatangan Tuhan Yesus ke dunia untuk menyediakan penebusan yang sempurna bagi umat-Nya melalui diri-Nya yang berkorban sebagai â€Anak Domba Allahâ€. Relevansinya, dalam ibadah umat yang percaya kepada Yesus Kristus tidak perlu lagi perlu mempersembahkan korban pengampunan dosa, sebab korban yang sempurna dan satu-satunya telah dipersembahkan kepada Allah melalui karya Yesus Kristus sebagai â€Anak Domba Allahâ€.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta, 1990.

Barclay, William. Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Injil Yohanes Pasal 1-7. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1992.

Deursen, A. van. Purbakala Alkitab Dalam Kata Dan Gambar. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Douglas, J. D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I, 2003.

Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru 1. Jakarta: Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

———. Teologi Perjanjian Baru 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Hadikusuma, Hilman. Metode Pembuatan Kertas Kerja Atau Skripsi Ilmu Hukum. Bandung: Mandar Maju Press, 1995.

Hagelberg, Dave. Tafsiran Injil Yohanes Dari Bahasa Asli. Yogyakarta: Yayasan Andi, 1999.

Indra, Ichwei G. Teologi Sistematis : Pengetahuan Lanjutan Bagi Kaum Awam Dan Anggota Gereja. Lembaga Literatur Baptis, 1999. Accessed April 23, 2020. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=349487.

Kittel, Gerhard, Geoffrey William Bromiley, and Gerhard Friedrich. Theological Dictionary of the New Testament. Michigan: Eerdmans, 1981.

Ladd, George Eldon. Teologi Perjanjian Baru 1. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1999.

Marshall, Howard. Pedoman Lengkap Pemahaman Alkitab. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2001.

Morris, Leon. Teologi Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 1996.

Newman, Barclay M. Kamus Yunani-indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.

Pink, Arthur Walkington. Tafsiran Injil Yohanes. Surabaya: Yakin., n.d.

Ryrie, Charles C. Teologi Dasar I: Pendahuluan Populer Untuk Memahami Kebenaran Alkitab. Yogyakarta: Yayasan Andi, 2004.

Samuel, Chris J. Pedoman Pokok-Pokok Isi Alkitab. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1998.

Soedarmo, R. Kamus Istilah Teologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji. Penelitian hukum normatif: suatu tinjauan singkat. Rajawali, 1985.

Strong, James. Strong’s Exhaustive Concordance of the Bible. America: Hendrickson Publishers, 2005.

Venema, Henk. Kitab Suci-Untuk Kita: Membaca Dan Menafsir Firman Tuhan Secara Utuh , Setia, Dan Kontekstual. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2003.

Walvoord, John F. Yesus Kristus Tuhan Kita, 1969.

Wilson, William. Wilson’s Old Testament Word Studies. Hendrickson Publishers Marketing, LLC, 1997.

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2020-06-12

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Gelar Yesus Sebagai Anak Domba Allah Berdasarkan Yohanes 1:29 & 36 Dan Relevansinya. (2020). Sola Scriptura: Jurnal Teologi, 1(1), 15-35. https://journal.sttjohanescalvin.ac.id/index.php/Scriptura/article/view/29