Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang: pentingnya keutamaan Kitab Suci atau Firman Allah sebagai otoritas tertinggi bagi setiap pengajaran Gereja. Dalam penelitian ini yang menjadi manfaatnya adalah untuk memberikan sesuatu kepastian kepada setiap orang Kristen, khususnya bagi para hamba Tuhan selaku pengajar umat Allah di gereja untuk senantiasa menghargai, meninggikan dan menjadikan Alkitab sebagai satu-satunya patokan dalam setiap pengajaran mereka, bukan pada yang lainnya. Karena Alkitab lebih dari cukup memenuhi apa yang diperlukan oleh manusia untuk keselamatanya. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini ialah jenis penelitian normatif atau studi kepustakaan. Jenis pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan teologis, pendekatan historis, pendekatan hermeneutik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: seluruh Kitab Suci (PL dan PB yang terdiri dari 66 kitab) adalah nafas Allah, yang keluar dari Allah, sehingga dengan tepat dikatakan Kitab Suci atau Alkitab adalah Firman Allah. Alkitab benar sepenuhnya dan dapat dipercaya. Alkitab datang dari Allah, karena itu Alkitab tidak menyesatkan, tidak salah dan tidak ada kemungkinan kesalahan. Alkitab dinafaskan oleh Allah sendiri, karenanya menguntungkan bagi manusia. Menguntungkan dalam hal ajaran, teguran, perbaikan kelakuan dan didikan dalam kebenaran, yakni kebenaran Yesus Kristus. Kebenaran-Nya yang membenarkan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kesimpulan penelitian ini ialah bahwa Alkitab layak dijunjung tinggi dalam setiap pemikiran dan perilaku setiap orang Kristen, karena Kitab Suci adalah nafas Allah sendiri, sebagaimana yang dinyatakan dalam 2 Timotius 3:16, “Segala Tulisan yang dilhamkan Allah, memang bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”
LAI (TL) 1958.
Sukardi., Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya, cetakan pertama, (Yogyakarta: Bumi Aksara, 2003)
H. Hadari Nawawi., Metode Penelitian Bidang Sosial, (Y ogyakarta: Gajah Mada UniversityPress, 1995), h. 30.
https://journal.sttjohanescalvin.ac.id/index.php/Scriptura/about/submissions#authorGuidelines
TR 1550 – Textus Receptus Text (2009/12/29) SABDA (OLB versi Indonesia) 5.10.00.03
Haroul K. Moulton., “θεοπνευστος”dalam Lesikon Analitis Bahasa Yunani, Direvisi, Pen. Robert Leland Dan Stanley Pouw. (Yogyakarta: Randa’s Family Press, 2009).
https://alkitab.sabda.org/verse_comentary.php?book=55&chapter=3&verse=16. Dikutip pada 21-09-2021
Robert Jamieson, et.al., A Commentary on The Old end New Testaments, 1 ed. (USA: Hendrickson Publisher, 1997).
Paul E. Little., Akal dan Kekristenan., (Bandung: Yayasan Kalam Hidup)
Barclay M. Newman.,Kamus Yunani – Indonesia Untuk Perjanjian Baru, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014)



