Identitas Pendeta antara Jabatan dan Panggilan: Studi Teologis Yohanes 1:19-23 dalam Konteks Gereja Abad 21

Authors

Ayub Rusmanto
Sekolah Tinggi Teologi Skriptura Indonesia
Keywords: Identitas Pendeta, Panggilan Pelayanan, Yohanes 1:19-23 , Teologi Pastoral, Gereja Abad ke-21

Perkembangan pelayanan gereja pada abad ke-21 menghadirkan berbagai tantangan terhadap pemahaman identitas pendeta. Perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, budaya popularitas, serta meningkatnya orientasi pada pencapaian dan kepemimpinan pragmatis sering kali menggeser pemaknaan pelayanan pastoral dari panggilan ilahi menuju jabatan institusional. Pergeseran tersebut berpotensi memengaruhi spiritualitas, integritas, dan orientasi pelayanan seorang pendeta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identitas pendeta berdasarkan perspektif teologis Yohanes 1:19-23 dan menelaah relevansinya dalam konteks pelayanan gereja abad ke-21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis eksegetis dan teologis terhadap Yohanes 1:19-23, yang didukung oleh literatur teologi biblika, teologi pastoral, dan kajian kepemimpinan gerejawi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas pelayan Tuhan dalam Yohanes 1:19-23 tidak dibangun atas status, jabatan, atau pengakuan sosial, melainkan pada kesadaran akan panggilan atas status, jabatan, atau pengakuan sosial, melainkan pada kesadaran akan panggilan Allah dan fungsi pelayanan yang berpusat pada Kristus. Yohanes Pembaptis menunjukkan model identitas yang menempatkan dirinya bukan sebagai pusat pelayanan, tetapi sebagai alat yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas pendeta pada abad ke-21 perlu dipahami sebagai respons terhadap panggilan ilahi yang berakar pada Kristus, bukan semata-mata posisi struktural dalam organisasi.

Andreas J. Köstenberger. John Seri: Baker Exegetical Commentary on the New Testament (BECNT). Grand Rapids, Michigan, USA: Baker Academic, 2004.

Antonio Spadaro, SJ. Cybertheology: Thinking Christianity in the Era of the Internet. Fordham University Press, 2014.

Barth, Karl, and John Stott. “Misi Gereja Di Era Globalisasi : Sintesis Fondasi Kristosentris Barth Dan Stott Dengan Kepekaan Kontekstual Knitter Dan Goheen,” 2026, 1–19.

Barus, Armand. “Kepemimpinan Yohanes Pembaptis.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 3, no. 1 (2002): 33–47. https://doi.org/https://doi.org/10.36421/veritas.v3i1.82.

Carson, D. A. Series: Pillar New Testament Commentary; Subject: Exegetical and Theological Study of the Gospel of John. Apollos (UK imprint of IVP Academic), 2018.

———. The Gospel According to John Seri: The Pillar New Testament Commentary (PNTC). Grand Rapids, Michigan, USA: William B. Eerdmans Publishing Company, 1991.

Hartono, Handreas. “Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28 : 19-20 Dalam Konteks Era Digital [Actualizing Matthew’s Great Commission 28:19-20 in the Context of Digital Age].” KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen) 4, no. 2 (2018): 19–20. www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

Jr., Lovett H. Weems. “Sources of Authority for Pastoral Leadership.” Browsing: Leading Ideas, 2017.

Marbun, Pulman, Sekolah Tinggi, Teologi Pokok, and Anggur Jakarta. “Tinjauan Teologis Tehadap Peran Gembala Dalam Menggembalakan Jemaat Berdasarkan 1Timotius 4:12.” Jurnal Teologi Biblika 8, no. 1 (2023): 18–27. https://jurnal.stt-biblika.ac.id/index.php/jtb/article/view/188.

Morris, Leon. The Gospel According to John Seri: The New International Commentary on the New Testament (NICNT). Revised Ed. Grand Rapids, Michigan, USA: William B. Eerdmans Publishing Company, 1995.

Nouwen, Henri J. M. The Wounded Healer: Ministry in Contemporary Society. New York: Image Books (Doubleday), 1979.

Peterson, Eugene H. Working the Angles: The Shape of Pastoral Integrity. Grand Rapids. (Edisi ber. Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co, 1987.

Purba, Beni Chandra. “Peranan Pendeta Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja Secara Kualitas Dan Kuantitas.” JUITAK : Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2023): 57–74. https://doi.org/10.61404/juitak.v1i2.42.

Stott, John R. W. Basic Christian Leadership: Biblical Models of Church, Gospel and Ministry. Downers Grove, Illinois, USA: InterVarsity Press (IVP), 2006.

Tiwa, Jerry F, and Yohana Fajar Rahayu. “Revitalisasi Pastoral Gerejawi Dan Krisis Etika : Studi Tentang Kepemimpinan Gerejawi Di Tengah Fenomena Komersialisasi Pelayanan Pendahuluan” 9, no. 2 (2025): 221–30.

Widiyanto, R. Edi Soerjantoro dan Mikha Agus. “Allah Terhadap Kinerja Gembala Jemaat.” Vox Dei: Jurnal Teologi & Patoral 0777 (2020): 65–77.

William, Verry, Evy Damayanti, Tinggi Teologi, and Baptis Semarang. “Analisis Kata Kerja Deponen Dalam Yohanes 1 : 20 Mengenai Perkataan Yohanes Pembaptis : ‘ Aku Bukan Mesias ’ Deponent Verb Analysis in John 1 : 20 Concerning the Words of John the Baptist : ‘ I Am Not the Messiah .’” Te Deum: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan 13, no. Desember (2023): 67–87.

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Identitas Pendeta antara Jabatan dan Panggilan: Studi Teologis Yohanes 1:19-23 dalam Konteks Gereja Abad 21. (2026). Sola Scriptura: Jurnal Teologi, 7(1), 17-33. https://journal.sttjohanescalvin.ac.id/index.php/Scriptura/article/view/124