Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) memegang peranan sentral dalam pembentukan iman peserta didik. Namun, dalam proses tersebut, guru juga mengalami dinamika iman yang terus bertumbuh dan berkembang. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana praktik doa peserta didik di ruang kelas menjadi sarana pembinaan iman bagi guru PAK. Melalui pendekatan kualitatif reflektif dan analisis teologis-pedagogis, ditemukan bahwa praktik doa yang dilakukan secara rutin di kelas bukan hanya memperkuat iman peserta didik, tetapi juga menjadi pengalaman spiritual yang membangun dan memperdalam iman guru secara personal dan profesional. Artikel ini menegaskan pentingnya menjadikan praktik doa sebagai bagian integral dari proses pendidikan Kristen.
Kata Kunci: Pembinaan Iman, guru PAK, doa, spiritualitas Kristen, refleksi teologis
Buku
Alkitab



