Kitab Imamat menempati posisi penting dalam Pentateukh karena menekankan kekudusan sebagai fondasi identitas umat Allah. Bagian yang dikenal sebagai Holiness Code (Imamat 17–26) berisi aturan menyeluruh tentang ibadah, etika sosial, hingga kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep kekudusan dalam Imamat dengan fokus pada keterkaitannya dengan identitas bangsa Israel. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan eksegesis dan hermeneutika teologis, memanfaatkan sumber-sumber utama berupa kitab suci, literatur teologi Perjanjian Lama, serta kajian akademik dari jurnal-jurnal internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekudusan dalam Imamat tidak hanya dipahami sebagai pemisahan dari yang najis, tetapi sebagai panggilan aktif untuk meneladani karakter Allah. Kekudusan berfungsi sebagai penanda identitas umat Israel, yang tidak hanya berlaku dalam konteks historis, tetapi juga relevan bagi kehidupan orang percaya masa kini.
Adiprasetya, Yohanes. “Kekudusan dan Pluralisme: Refleksi Teologis.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 18, no. 2 (2017): 123–140.
Clarke, Andrew D. A Pauline Theology of Holiness. Cambridge: Cambridge University Press, 2015.
Clarke, Andrew D., dan Bruce W. Winter. Satu Allah Satu Tuhan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: Sage Publications, 2014.
Douglas, Mary. Purity and Danger: An Analysis of Concepts of Pollution and Taboo. London: Routledge, 1966.
Drane, John. Bagaimana Memahami Perjanjian Lama III. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Dyrness, William. Tema-Tema dalam Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1979.
Fee, Gordon. Paul, the Spirit, and the People of God. Peabody: Hendrickson, 1996.
Fishbane, Michael. “Interpretation of Holiness in Rabbinic Literature.” Harvard Theological Review 78, no. 1 (1985): 51–72.
Gadamer, Hans-Georg. Truth and Method. London: Continuum, 2004.
Hasel, Gerhard F. Teologi Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1995.
Hill, Andrew E., dan John H. Walton. Buku Survei Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, tt.
Klawans, Jonathan. “Concepts of Purity in the Bible.” Journal for the Study of the Old Testament 88, no. 3 (2000): 21–44.
Levine, Baruch. “The Descriptive Ritual in Leviticus.” Vetus Testamentum 25, no. 3 (1975): 243–256.
Lumintang, Stevri Indra. “Kekudusan dan Relevansinya bagi Gereja di Indonesia.” Jurnal Teologi Reformed Indonesia 5, no. 2 (2019): 201–219.
Milgrom, Jacob. Leviticus 17–22. Anchor Bible Commentary. New York: Doubleday, 2000.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Rowley, H.H. Ibadat Israel Kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.
Smith, Mark S. The Early History of God: Yahweh and the Other Deities in Ancient Israel. Grand Rapids: Eerdmans, 2002.
Wirotomo, Paulus. “Kekudusan dan Integritas Pelayanan.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili 3, no. 1 (2019): 45–60.
Wright, N.T. Paul and the Faithfulness of God. Minneapolis: Fortress, 2013.



